Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Rayakan HUT ke-59, SMA Hang Tuah 1 Surabaya Pererat Silaturahmi Lewat Anjangsana ke Mantan Kepala Sekolah

Rayakan HUT ke-59, SMA Hang Tuah 1 Surabaya Pererat Silaturahmi Lewat Anjangsana ke Mantan Kepala Sekolah

SURABAYA, SMAHASA – Memperingati hari ulang tahun ke-59, SMA Hang Tuah 1 Surabaya (SMAHASA) menggelar serangkaian kegiatan penuh makna. Selain kemeriahan fisik seperti senam bersama dan jalan sehat, sekolah ini juga mengedepankan nilai spiritual dan kemanusiaan melalui istigosah, santunan anak yatim, hingga kegiatan anjangsana kepada para pendahulu.

Kepala Satuan Pendidikan (Kasatdik) SMA Hang Tuah 1 Surabaya, Erni Dwiyanti, memimpin langsung rombongan anjangsana untuk mengunjungi para mantan Kepala Sekolah yang pernah berjasa membangun SMAHASA.

Menghubungkan Tradisi dan Generasi
Rangkaian kunjungan yang dimulai pada Jumat (9/1/26) ini menyasar tiga kediaman tokoh penting SMAHASA, yakni:
1. Faqih Harianto di Kecamatan Tandes.
2. Drs. Soekondjono di Kecamatan Jambangan.
3. Hadi Sukiyanto, M.M.

Erni Dwiyanti menyampaikan bahwa anjangsana ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya menjaga harmoni dan pertukaran informasi antar generasi. “Saya berharap pertemuan ini dapat menjadi wadah bagi kita semua untuk bersilaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan. Semoga beliau-beliau selalu diberikan kesehatan,” ujar Erni.

Sentuhan Manusiawi di Era Digital
Meski teknologi memudahkan komunikasi jarak jauh, SMAHASA tetap memprioritaskan pertemuan tatap muka. Hal senada diungkapkan oleh Wakasatdik, Titik Wulandari, yang merasa terkesan dengan kedalaman makna dari kegiatan ini.
“Meskipun saat ini berkabar sangat mudah melalui media digital, pertemuan langsung memberikan sentuhan manusiawi yang tidak bisa digantikan oleh pesan singkat. Ada rasa haru dan kebersamaan yang sangat kuat,” ungkap Titik.

Komitmen Menjaga Kekeluargaan
Kunjungan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol abadi hubungan kekeluargaan. Erni Dwiyanti menegaskan komitmennya untuk menjadikan anjangsana sebagai agenda rutin sekolah. Baginya, menjaga silsilah dan keakraban dengan para pendahulu adalah kunci untuk membangun masa depan sekolah yang lebih harmonis.

Ditulis oleh: Dewi Komalasari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *